Selasa, 27 Mei 2014

SNMPTN 2014

Bisa dibayangin gak?

Udah mana dari madrasah yang notabene qoutanya kecil banget di snmptn. Anak ipa, milihnya jurusan di rumpun ips pula.. sudah kecil makin mustahil kelihatannya. Yang berpikir jernih pasti mengatakan mustahil diterima.

Bener bener gak berharap diterima, apa lagi menggantungkan nasib disana.

Dari awal prinsipnya, pilih kemudian lupakan. Lupakan pernah memilih itu. Fokus belajar gak ada ampun. Gak pake Males.

Ambil kemungkinan terburuk, gak dapet snmptn. Jadi tetep belajar sungguh sungguh.. sambil tetap berdoa setiap hari, setiap punya kesempatan. Minta sama Allah dikasih yang terbaik.

***

Siang itu kira2 pukul 12.00 banyak yg sudah membicarakan tentang pengumuman snmptn. Terus terang aku juga penasaran melihat hasilnya.

Tapi sebelum itu ku sempatkan untuk sholat dzuhur di masjid. Selesai sholat aku berdoa meminta yang terbaik sebelum aku melihat hasil pengumuman. Berdoa dengan nada yang agak 'menantang' Allah..

Kira kira seperti Ini..

Ya Allah, tidak pantas aku memohon padaMu, tidak pantas aku menuntut apapun padaMu. Usahaku selama ini belumlah maksimal dimataMu, doaku terkesan seadanya. Dan ibadahku pasti tak akan cukup untuk memantaskan diriku dihapanMu.
Aku hanya dapat memohon kasih sayang dariMu, cinta dariMu. Jika engkau benar berkuasa. Tunjukanlah kuasamu itu padaku.

Apa daya, disini benar benar ku rasakan kuasaNya.. dijawab langsung tanpa ba bi bu.

Aku buka pengumuman dengan perasaan pasrah, tanpa pengharapan.

Namun hasilnyaaa.. Alhamdulillah diterima di snmptn undangan.
Fakultas hukum di Universitas Diponegoro :')

Seketika air mata menetes ke pipi ini. Segera aku bersujud syukur berterima kasih pada Allah..

Ketika itu aku sedang berada di rumah nenekku. Segeralah aku keluar menemui abi, umi, kakek, nenek, dan yang lainnya..

Semua aku peluk satu persatu dengan mata berkaca kaca..
Speechless.
Aku dekap mereka erat erat untuk meluapkan kebahagiaan ini..

Abi, umi.. anakmu diterima di snmptn undangan :')

Bahagia betul rasanya..
Sekian lama berdoa, sekian lama berjuang..
Datang ke bimbel sambil melawan rasa malas. Belajar pelajaran ips yang hitungannya 'baru aku temui'. Memulainya dari nol, dari awal.

Selesai sudah perjuangan ini untuk memasuki ptn impian.

Kini saatnya mempersiapkan diri untuk langkah yang lebih jauh lagi, untuk perjuangan yang lebih berat lagi.

Bagi kalian teman teman seperjuanganku..

kenyataan mungkin tidak seindah impian, tidak secerah harapan. Doa doa kita mungkin belum dikabulkan. Namun bukan berarti Allah itu tidur. Bukan pula tak mendengar doa kita.

Snmptn bukan akhir segalanya. Persiapkan diri kalian untuk perjuangan yang sesungguhnya. di ujian tertulis nanti.

Percayalah, rencana Allah jauh lebih indah dari apa yang bisa kalian bayangkan. Jangan menyerah!

Tetaplah berjuang, doaku menyertai kalian. Menyertai setiap langkah kalian untuk merintis masa depan, menyertai setiap curahan waktu yang kalian habiskan untuk berjuang. Menyertai setiap cucuran keringat yang mengalir di jalan menuntut ilmu.

Tidak ada yang sia sia. Yakinlah apa yang kalian lakukan akan dibalas dengan yang terbaik olehNya.

Jangan pernah menyerah.

Tidak ada komentar: