Pernah sesekali berdialog dengan diri sendiri. Entah dibilangnya apa, autis, punya dunia sendiri, gila dan sebagainya.
Terkadang suka bingung mengapa belakangan ini kesedihanku ini karena melihat kebahagiaan orang lain. Yah, walau memang berjuta alasan. Memang kesedihanku ini diakibatkan oleh hal tersebut.
Jika Engkau perkenankan hamba untuk bahagia, maka izinkanlah hamba meminta satu hal padaMu ya Rabb..
Jangan engkau bahagiakan aku diatas penderitaan orang lain.
Jangan jadikan kebahagiaanku alasan orang lain untuk bersedih.
Izinkanlah, bahagiaku karena membahagiakan orang lain.
Bahagiaku adalah alasan kebahagiaan orang lain.
Karena aku mengerti betul bagaimana menderitanya orang tersebut.
Karena aku mengerti betul bagaimana 'jahatnya' mereka yang tega menari nari diatas penderitaan orang lain..
Sungguh aku tidak ingin menjadi mereka, menuai senyuman dari perasan air mata orang lain.
Jangan Engkau jadikan aku manusia yang mencicipi kebahagiaan dengan mengorbankan kebahagiaan orang lain.
Cukuplah apa yang aku rasakan ini, jangan ada lagi aku aku yang lainnya.
Aku ingin bahagia karena membahagiakan orang lain.
Aku ingin orang lain bahagia karena kebahagiaanku.
Aku ingin bahagia tanpa menyakiti orang lain.
Karena bahagiaku adalah untuk aku, untuk mereka, dan untuk semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar