Minggu, 11 Mei 2014

Teruntuk Kalian

Hari ini, minggu 11 mei 2014 akan diadakan reuini bimbel di rumahku. Kebayangkan uniknya gimana? Bimbel aja pake ngadain reuni.

Sebelumnya, rabu 7 mei 2014 juga udah ada reuni sesi pertama, hahaha. Tapi berhubung ada beberapa anak yang gak bisa hadir, akhirnya kami sepakat mengadakan reuni lagi pada hari ini. Dengan harapan mereka yang tidak hadir sebelumnya bisa hadir hari minggu ini.

Kalau berbicara tentang persahabatan pasti asik dan gak ada habisnya. Kalau sudah bertemu apapun bisa jadi bahan omongan, gak perlu khawatir kehabisan bahan candaan. Semua akan mengalir begitu saja.

Ambil contoh, acara hari rabu yang lalu. Ketemuan dari jam 1 sampai jam 9 malam rasanya belum cukup untuk memenuhi kepuasaan bertemu..

Yah begitulah.. kawan selalu jadi obat segala macam penyakit dan kesedihan.

Mungkin ini pula jalan yang sudah direncanakan olehNya. Perlahan lahan keteguhanku mulai kembali, sedih dan ketakutan ditengah malam perlahan hilang sudah. Dengan kata lain aku sudah tenang.

***

Satu pesanku untuk kalian yang membaca ini, jagalah persahabatan kalian. Jagalah ikatan pertemanan dengan siapapun, jaringlah persahabatan dengan sebanyak banyaknya kawan.

Kuat atau tidaknya kita sangat dipengaruhi teman.
Dengan teman semua masalah pelik bisa ditertawakan bersama.
Bersama mereka, hujan yang semula dingin kan terasa hangat saat candaan mereka memayungi.
Bersama mereka kelamnya bayangan masa depan seakan hanyalah ruangan gelap, tak ada rasa takut jika masuk kesana bersama.
Dan cahaya pun akan hadir disana.

Teruntuk kalian,
Teman sd, smp, sma, bimbel, kursus, club olah raga, training, dan siapapun yang ku kenal dan ku panggil 'teman'

Waktu mungkin bergulir begitu saja.
Tanpa disadari jarak kian membentang.
Maafkan aku yang tak peka akan keadaan
Maafkan aku yang tak serius memegang tali silaturahim ini.
Hingga tanpa sadar, renggang sudah semuanya. Tak ada lagi waktu, kesempatan, atau bahkan keinginan untuk menemui kalian.
Maafkan aku, jangan kau putus tali ini.

Jikalau kalian bertemu denganku, dan aku tak menyadarinya. Aku mohon ampuni aku. Tegurlah kesalahanku ini, sapalah aku. Ikatkan kembali tali silaturahim kita yang sudah merenggang.

Teruntuk kalian
Dimanapun

Salam,
Ahmad Izzudin

Tidak ada komentar: