Sepanjang perjalanan jakarta-jogja tadi gairah untuk menulis cukup menggoda. Alhasil bermodal aplikasi bloger tulisan yang cukup panjang dibuat.
Sayangnya, tiba tiba jaringan provider terputus dan aplikasi tertutup tanpa disengaja. Belum sempat disimpan. Hilanglah tulisan yang sudah susah payah dibuat.
Sedih, rasanya itu benar benar sedih. Mungkin bagi sebagian orang ini hal yang kecil. Toh, cuma tulisan. Masih bisa dibuat lagi. Masih bisa disusun ulang.
Tapi buatku tulisan itu gak sekedar tulisan. Ada nilainya. Tulisan itu bukan sekedar rangkaian kata yang bisa dibuat kapan saja. Tulisan itu sebuah karya, dan setiap karya hanya ada satu di dunia. Gak ada duanya.
Buatku karya itu hanya bisa dibuat sekali. Setelah itu pilihannya hanya selesai atau diperbaiki. Dan jika karya itu sampai hilang, ya sudah. Hilanglah semuanya. Gak bisa hilang sebagian saja.
Sebuah karya gak akan bisa dibuat ulang. Bagaimanapun caranya, siapapun pembuatnya, sehebat apapun dia. Kalau sebuah karya sampai dibuat ulang karya itu gak lebih dari sebuah replika. Tiruan sesuai bentuk aslinya.
Walaupun yang meniru karya itu adalah si pembuatnya sendiri.
Nilainya sudah hilang. Sudah berbeda. Dari sebuah karya menjadi sebuah tiruan. Jauh bukan?
Foto, tulisan, lukisan atau apapun memiliki nilai. Dan nilai itu yang tidak bisa ditiru dengan membuat sesuatu yang serupa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar