Kamis, 26 Juni 2014

Hanya untuk mereka yang mengerti

Satu hal yang pasti di dunia ini adalah ketidakpastian.

Dan satu hal yang paling sulit untuk diterima adalah kenyataan.

Banyaklah belajar dari kejadian sekitar. Bahwa sekiranya apa yang indah di mata manusia justru berkebalikan di hadapanNya. Katakanlah itu buruk untuk hal yang telah digariskan indah oleh Sang Sutradara kehidupan.

Mimpi boleh indah, harapan dan cita cita sudah dirangkai sedemikian rupa dengan segala kesempurnaannya. Jalan hidup dirancang serapih dan sebaik mungkin. 

Tapi kenyataan tetaplah kenyataan. Inilah realita hidup. Apa yang engkau harapkan, apa yang engkau rencakan, apa yang engkau usahakan. Akan kalah dengan apa yang telah digariskan padamu, dengan apa yang telah ditakdirkan untukmu, dengan apa yang telah ditujukan untukmu.

Kenyataan adalah apa yang ada dihadapanmu. Mungkin inilah yang sering membelenggu kebanyakan orang. Tidak melihat apa yang ada dihadapannya.

Mimpi, ambisi.. Menggerogoti celah celah keyakinan. Mengaburkan fakta bahwa kenyataan adalah kenyataan.
Apa yang ada menjadi tiada. Apa yang nyata menjadi khayal. Apa yang jelas menjadi buram. Apa yang pantas menjadi hina. Apa yang asli menjadi kepura-puraan.

Hanya keikhlasan hati yang mampu meredam segalanya. Menyadarkan keangkuhan sang pengejar ambisi. Membuka mata hati bahwa kenyataan sebenarnya indah. Mengingatkan bahwa apa yang pantas adalah apa yang telah digariskan. Bukan apa yang sangat amat ingin dicapai.

Sebuah kegagalan tak serta merta menjadi akhir segalanya. Terkadang kegagalan hanya sebuah pengingat,bahwa masih ada kenyataan yang indah disekitar. Kegagalan memberi ruang dan waktu untuk sejenak berhenti dan mensyukuri apa yang ada. Kegagalan memberi kesempatan untuk menyiapkan kembali strategi serta tenaga.

Mimpi mungkin indah. Tetapi keindahan terbaik itu adalah kenyataan. Bukan sekadar impian.

Tidak ada komentar: