Jumat, 23 Mei 2014

Selamat datang

Aku ucapkan
Selamat datang

Pada zaman dimana kepedulian dan perhatian dibilang "kepo".
pada zaman dimana ketulusan hati untuk menolong dijuluki "sok pahlawan".
Pada zaman dimana kebaikan yang terlihat disebut "pencitraan"
Pada zaman dimana berlaku baik kepada seseorang disangka "modus"
Pada zaman dimana bersuara membela agama diteriaki "teroris"
Pada zaman dimana membela kebenaran disangkakan berbuat "SARA"
Pada zaman dimana membela martabat dan harga diri dituduh melanggar HAM

Selamat datang pada zaman dimana ilmu pengetahuan dan teknologi melesat cepat namun justru moral merosot tajam. Bagai aksi reaksi di dalam hukum ketiga newton. Terbanting oleh kuatnya pengaruh mordenisasi dan globalisasi.

Selamat datang.
Sekali lagi aku ucapkan selamat datang. Pada zaman ini.
Dimana aib dan rahasia senantiasa diumbar di sosial media.
Coba pikirkan. Siapa yang peduli?

Selamat datang.
Coba pikirkan. Siapa mempedulikan ucapanku ketika aku mengatakan selamat datang?

Manusia telah sibuk.

Manusia sibuk menyombongkan dirinya sendiri. Tanpa mengenal lagi arti kerendahan hati.

Manusia sibuk dengan dirinya sendiri. Tanpa mengenal lagi sosialisasi selain di sosial media.

Manusia sibuk memperkaya diri. Tanpa mereka sadari kemiskinan hatinya makin menjadi.

Manusia sibuk memperebutkan tahta dan kedaulatan. Tanpa mereka sadari tak ada tempat lagi bagi mereka di surga.

Manusia sibuk bersiap diri, tumbuh menjadi dewasa. Tanpa mereka sadari orang tuanya pun bertambah senja.

Manusia sibuk mengejar trend masa kini. Tanpa mereka sadari tidak ada jalan untuk kembali.

Manusia sibuk pada urusan duniawi. Tanpa mereka sadari akhiratlah yang akan menanti.

Manusia sibuk mendengki. Iri hati pada mereka yang lebih diatas.

Semoga aku tidak termasuk manusia seperti mereka.

Semoga.

Selamat datang di zaman ini.

Tidak ada komentar: