Kamis, 15 Mei 2014

Labirin masalah

Masih sedih sebenarnya, tulisan ini seharusnya sudah jadi dari sebelum sebelumnya. Dan mungkin seharusnya lebih baik dari ini.

Aku coba menceritakan gambaran umumnya saja, menjadi karya baru yang terinspirasi dari tulisan sebelumnya.

manusia diturunkan ke muka bumi berikut dengan masalah masalahnya. Dan setiap kita harus mampu untuk menyelesaikannya.

setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Melalui masalah Allah memberi kita derajat yang lebih tinggi.

Namun tidak semua masalah dapat diselesaikan sendiri. Karena manusia memiliki keterbatasan kekuatan dan pikiran.

Untuk itulah Allah mengirimkan kita yang namanya teman hidup. Mereka yang akan memdengarkan masalah kita, yang membantu mencarikan jalan keluarnya, yang memberi saran sederhana yang terlupakan oleh kita.

Mungkin yang aku alami pernah kalian alami juga. Dalam keseharian teman teman menilaiku cukup bijaksana. Tak jarang mereka datang ketika ada masalah dan menceritakannya kepadaku.

Sebagai teman tentu aku mendengarkan mereka, berusaha memberi solusi dan memberitahu cara memandang sebuah problema hidup.

Entah mengapa, sebenarnya persoalan yang mereka hadapi adalah persoalan yang cukup sederhana..
yang mungkin sudah sama sama diketahui penyelesaiannya, jika kita dapat melihat point pentingnya.

Mengapa demikian? Jawabannya aku dapatkan beberapa waktu lalu.
Ketika masalah silih berganti menyapa hidupku. Seakan mereka mengantri untuk merusak hidupku secara perlahan.

Berbagai cara sudah aku lakukan. Namun jawaban tak juga kutemukan. Hingga aku berusaha untuk terbuka, bercerita kepada mereka yang aku percaya.

Dari mereka aku dapatkan satu persatu jawaban permasalahan itu. Sedikit demi sedikit aku mulai bisa positif memandang hidup.

Roda kehidupan pun terbalik. Teman teman yang dahulu datang kepadaku untuk meminta bantuan akan permasalahan mereka. Kini berbalik aku yang meminta mereka membantu diriku.

Kalian semua pasti tahu apa itu labirin? Ya, sebuah permainan mencari jalan keluar..

Sebagai seorang pemain, yang berada dalam labirin raksasa tentunya sangat sulit untuk bisa keluar dari sana. Ada yang tersesat di jalan buntu. Ada yang terus berputar putar di tempat yang sama. Kehilangan arah adalah hal yang biasa.

Sulitkah? Bagi mereka yang berada di dalamnya tentulah sulit.
Namun tidak demikian untuk mereka yang berdiri di sebuah menara dan melihat labirin raksasa itu secara keseluruhan.

Jalan mana yang benar terlihat jelas oleh mereka.

Posisi orang yang berada dalam labirin menggambarkan orang yang sedang mengalami masalah. Jalan manapun terlihat sama oleh mereka. Tak ada bedanya. Tak ada ujungnya.

Banyak dari mereka yang terjebak di jalan yang salah karena tidak mampu melihat arah yang benar.

karena itulah mereka membutuhkan bantuan teman yang berdiri disebuah menara tinggi. Teman yang tidak berada dalam masalah.

Dengan leluasa mereka bisa melihat kemana arah yang harus ditempuh, jalan mana yang benar.

Itulah mengapa orang mudah atau bisa memberikan saran untuk memecahkan masalah. Karena cara pandang mereka yang tidak terjebak di dalamnya lebih terbuka. Lebih memungkinkan melihat ke segala arah.

Masalah, jalan keluar.
Saling melengkapi.

Itulah hidup.

Tidak ada komentar: