Pemerintah melalui para menteri
menterinya pada rabu malam 20-06-2013 lalu telah mengumumkan penaikan harga
bahan bakar minyak, yaitu premium dari
harga Rp.4500 menjadi Rp.6000 dan solar dari Rp. 4500 menjadi Rp. 5500
Bersiap siap ya kita, merogoh kocek lebih dalam untuk permasalahan yang
satu ini. Terlebih saat ini mendekati
bulan suci Ramadhan, dimana seperti yang sudah sudah harga sembako mulai
merangkak naik.
Wow :o pernah kepikiran gak? Gimana susahnya orang tua kita?
Warga Indonesia yang hidup dengan ekonomi mengah kebawah? Kasihan ya..
Tapi coba kita cermati lebih
positif, penaikan harga bbm ini
merupakan bukti nyata pemerintah mengambil langkah praktis untuk mengurus
jebolnya APBN? Benar
Pemerintah kurang cermat menyusun
APBN sehingga hal ini harus terjadi? Benar juga
Indonesia belum mampu memproduksi bbm sendiri padahal
indonesia memiliki cadangan minyak yang melimpah di perutnya? Benar juga..
Jika melihat negatifnya tentu tidak
akan ada habisnya kejelekan Negara kita ini..
Lalu dimana positifnya?
Coba kita pikir baik baik.. penaikan
harga bbm diklaim oleh pemerintah dapat menghemat APBN hingga mencapai tiga
ratus trilyun rupiah setiap tahunnya. Jumlah yang luar biasa besar bukan?
Dengan tambahan dana segar senilai
tiga ratus trilyun ini tentunya pemerintah punya spot-spot baru untuk di
korupsi *ehh..
Praduga tak bersalah, coba positif thinking.. dengan banyaknya dana
ini tentu Negara yang masih berkembang ini bias mengalokasikan dananya ke hal
hal yang lebih bijaksana. Kita gencarkan pembangunan, perbaiki sarana dan
prasarana khalayak publik, yang tentunya akan member manfaat kepada kita juga.
Alokasi dana kesehatan akan
bertambah.. kesehatan masyarakat pun meningkat.
Kesehatan yang meningkat memacu
produktivitas yang berkembang.
Alokasi dana untuk membuka lapangan
pekerjaan pun bisa diperluas, hal ini sejalan dengan produktivitas warganya
yang berkembang.
Kesehatan meningkat, tenaga kerja
meningkat, lapangan pekerjaan meluas, roda perekonomian pun mudah mudahan turut
tumbuh.. sarana dan prasarana publik pasti lebih layak.
Itu mungkin sebagian kecil harapan
saya terhdap penaikan harga bbm..
Semoga bangsa ini bisa semakin
dewasa dalam mengambil keputusan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar