Jumat, 05 Juli 2013

hikmah dibalik kenaikan harga BBM

Pemerintah melalui para menteri menterinya pada rabu malam 20-06-2013 lalu telah mengumumkan penaikan harga bahan bakar minyak, yaitu  premium dari harga Rp.4500 menjadi Rp.6000 dan solar dari Rp. 4500 menjadi Rp. 5500

Bersiap siap ya kita, merogoh  kocek lebih dalam untuk permasalahan yang satu  ini. Terlebih saat ini mendekati bulan suci Ramadhan, dimana seperti yang sudah sudah harga sembako mulai merangkak naik. 
Wow :o pernah kepikiran gak? Gimana susahnya orang tua kita? Warga Indonesia yang hidup dengan ekonomi mengah kebawah? Kasihan ya..

Tapi coba kita cermati lebih positif, penaikan harga bbm  ini merupakan bukti nyata pemerintah mengambil langkah praktis untuk mengurus jebolnya APBN? Benar

Pemerintah kurang cermat menyusun APBN sehingga hal ini harus terjadi? Benar juga

Indonesia belum  mampu memproduksi bbm sendiri padahal indonesia memiliki cadangan minyak yang melimpah di perutnya? Benar juga..

Jika melihat negatifnya tentu tidak akan ada habisnya kejelekan Negara kita ini..


Lalu dimana positifnya?

Coba kita pikir baik baik.. penaikan harga bbm diklaim oleh pemerintah dapat menghemat APBN hingga mencapai tiga ratus trilyun rupiah setiap tahunnya. Jumlah yang luar biasa besar bukan?

Dengan tambahan dana segar senilai tiga ratus trilyun ini tentunya pemerintah punya spot-spot baru untuk di korupsi *ehh..

Praduga tak bersalah,  coba positif thinking.. dengan banyaknya dana ini tentu Negara yang masih berkembang ini bias mengalokasikan dananya ke hal hal yang lebih bijaksana. Kita gencarkan pembangunan, perbaiki sarana dan prasarana khalayak publik, yang tentunya akan member manfaat kepada kita juga.

Alokasi dana kesehatan akan bertambah.. kesehatan masyarakat pun meningkat.
Kesehatan yang meningkat memacu produktivitas yang berkembang.

Alokasi dana untuk membuka lapangan pekerjaan pun bisa diperluas, hal ini sejalan dengan produktivitas warganya yang berkembang.

Kesehatan meningkat, tenaga kerja meningkat, lapangan pekerjaan meluas, roda perekonomian pun mudah mudahan turut tumbuh.. sarana dan prasarana publik pasti lebih layak.

Itu mungkin sebagian kecil harapan saya terhdap penaikan harga bbm..


Semoga bangsa ini bisa semakin dewasa dalam mengambil keputusan

Tidak ada komentar: