Rabu, 05 Juni 2013

kewajiban menuntut ilmu

hai :)
udah lama ga posting-_- padahal baru 4 kali posting. tapi udah seret ide aja .__.
hari ini libur, sebenernya udah ada jadwal buat futsal, latihan senam buat kelas, sama jemput bonyok ke bandara. tapi berhubung males-__- mendingan refreshing pikiran dulu.

jadi seorang Pelajar ituu.....

seru ya :D

jadwal padet.masuk jam 6.30 pulang jam 4.00 pulang sekolah langsung bimbel. sampe rumah isya, bahkan kadang jam 9.00 setiap hari ada pr :O
kalo diurain kaya begini emang keliatanannya mumet banget ya?.-. bikin stress dan sebagainya.
this is the reason why............. many teenager are lazy to school.

tapii..walau bagaimanapun, sebagai pelajar. kewajiban kita adalah belajar.
seseorang baru dapat dikatakan pelajar apabila sebagian besar waktunya dihabiskan untuk belajar.

pendidikan adalah hal yang mutlak dibutuhkan. belajar adalah kewajiban setiap muslim maupun muslimah.
banyak ayat dan hadits yang menyatakan tentang kewajiban kita untuk menuntut ilmu
seperti:

اُطْلُبُوْاالْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ اِلَى اللَّحْدِ
Artinya: “Tuntutlah ilmu mulai dari buaian sampai liang lahat.”


 طَلَبُ اْلعِلْمَ فَرِيْضِةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَ مُسْلِمَةٍ

Mencari ilmu itu hukumnya wajib bagi muslimin dan muslimat



يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmupengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11)




قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اُطْلُبُوْاالْعِلْمَ وَلَوْ بِالصِّيْنَ فَاِنَّ طَلَبَ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ اِنَّ الْمَلاَئِكَةَ تَضَعُ اَجْنِحَتَهَا لِطَالِبِ الْعِلْمِ رِضًابِمَا يَطْلُبُ


Artinya: “Tuntutlah ilmu walaupun di negeri Cina, karena sesungguhnya menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim. Sesungguhnya para malaikat meletakkan sayap-sayap mereka kepada para penuntut ilmu karena senang (rela) dengan yang ia tuntut. (H.R. Ibnu Abdil Bar).

مَنْ اَرَادَالدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ وَمَنْ اَرَادَالاَخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ وَمَنْ اَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالَعِلْمِ

Artinya: “Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia maka dengan ilmu, dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat maka dengan ilmu, dan barangsiapa yang menghendaki keduanya (kehidupan dunia dan akhirat) maka dengan ilmu.”


مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ بِهِ طَرِيْقًا اِلَى الْجَنَّةِ ـ رواه مسلم

Artinya: “Barang siapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim).


hadits dan ayat berikut hanyalah beberapa contoh seruan untuk menuntut ilmu. oleh karena itu, masih pantaskah kita menutup telinga, mengunci mulut, memejamkan mata, mendustakan hati pada seruan seruan Allah dan rasulnya?

ada suatu pepatah mengatakan, apabila kita siap bermalasan untuk menuntut ilmu, maka kita telah seiap untuk kebodohan dan kesusahan seumur hidup kita.

hidup adalah persaingan, sudah fitrah manusia sejak ia lahir sampai mati untuk bersaing dengan satu sama lain. 

"ingatlah. saat kita bermalas malasan, ribuan pesaing kita sedang giat giatnya belajar"

semoga bisa menjadi refleksi :)
salam.. 

Tidak ada komentar: