Selasa, 21 Mei 2013

Happy sweet 17 muadz!! :D

ciee ulang tahun. ciee tujuh belas.

Tadi pagi ada moment makan makan di kelas, syukuran atas ulang tahunnya muadz abudrahman. Teman sekelas di IPA A. seru ya, kalo setiap ada yang ulang tahun, pasti ngadain syukuran. Meskipun gak seberapa, seperti tadi muadz ngasih macaroni scootle, atau waktu itu bena bawa kue bolu, dan najwa ngasih nasi kuning. Bahagia rasanya kalo kita saling berbagi. Menandakan rasa syukur kita pada Allah sang pencipta :)

Intinya adalah bersyukur. Atas segala yang telah di capai hingga umur ke 17 tahun ini. Saya sendiri sudah melewati ulang tahun ke-17 pada November lalu (tua ya) ._.
Mengingat moment beberapa waktu lalu, juga moment yang saat ini. Ada satu hal yang mengganjal dihati J seperti yang kita ketahui, biasanya pada saat syukuran itu ada sesi doanya. Berdoa pada Allah baik untuk yang sedang berulang tahun maupun yang hadir disana.

Sadar atau engga, sering kali kata kata berikut terucap:

“Di usia ke tujuh belas tahun ini berarti sudah dewasa, dan semoga semakin dewasa”

Kalau menurut saya pribadi, umur tujuh belas tahun itu belum bias menjadi  tolak ukur dewasa atau tidaknya seseorang. Bukan umur yang mendewasakan seseorang. Karena  tua itu adalah sebuah kepastian dan dewasa itu merupakan pilihan.

Apakah kita sudah siap menjadi dewasa di umur ke-17 ini?
Jawabannya ada pada diri kita sendiri.
Banyak orang yang menginjak umur diatas 20 tahun, tetapi masih memiliki pola pikir bagai anak-anak. Ambil contoh:

  • Berapa banyak mahasiswa di Drop Out dari kampusnya karena absensinya jebol akibat terlalu rajin datang ke warnet?
  • Berapa banyak anggota DPR mangkir pada saat rapat?
  • Berapa banyak pengendara sepeda motor berkeliaran di jalan raya tanpa helm?
  • Berapa banyak orang yang asyik berbagi asap rokok, padahal di depan matanya terpampang pringatan larangan untuk merokok?
  • berapa banyak kesalahan kesalahan bodoh bagai pemikiran anak kecil yang dilakukan oleh orang dewasa?

Disinilah kita, seberapa tua usia kita. Apa bila tak belajar untuk berpikir dewasa maka selamanya kita akan tetap seperti sekarang. Tidak berubah ke arah yang lebih baik.

Belajarlah dewasa..
Dewasa untuk berpikir mana yang baik dan mana yang buruk.
Dewasa untuk berani bertindak karena benar dan takut karena salah. 
Dewasa untuk menghargai orang lain. Dewasa untuk membimbing diri sendiri.

*happy birthday muadz abdurahman. Hopefully you’ll grown up and be a good people. Amin.

Tidak ada komentar: